Kejadian 2 tahun lalu membuat saya selalu was-was bila harus berhubungan dengan teman laki-laki yang sudah punya pacar walaupun hanya sekedar sms-an . . .
Saya tidak mau mengulangi kesalahan saya 2 tahun lalu, kesalahan yang saya sadari itu SALAH sebelum saya melakukannya, berpacaran dengan laki-laki yang sudah berpacaran dengan teman dekat saya yang bermula dengan laki-laki itu menjadikan saya tempat curahan hatinya . . .
Hingga sekarang membuat saya selalu berusaha menjaga jarak, menahan hati, mengatur emosi, apabila ada teman laki-laki saya yang sudah punya pacar masih tetap ingin berteman dengan saya . . .
Itu bukan kesalahan mereka yang masih ingin berteman, masih ingin menjaga silaturahmi, masih ingin berkomunikasi, tapi itu tentang ketakutan saya . . .
Kejadian setahun lalu, juga membuat saya takut memulai hubungan baru, memulai berkenalan dengan lawan jenis untuk menapaki jenjang pacaran atau minimal PDKT . . .
Saya selalu bisa menangkap niatan mereka, saya tahu apakah mereka hanya ingin pertemanan atau lebih . . .
Saya takut kejadian setahun yang lalu terulang, dimana saya merasakan sakitnya dicampakkan, hanya karena saya tidak bisa memberi kan apa yang dia inginkan, tubuh saya . . .
Pinta apa saja dengan saya, asal jangan itu, saya tidak akan mau melakukannya jika bukan karena ikatan suci pernikahan . . .
Ini bukan kesalahan mereka yang ingin dekat, ingin kenal, ingin tahu dengan saya, tapi lagi-lagi ini tentang ketakutan saya sendiri . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar