Minggu, 22 Februari 2015

Persahabatan Laki-Laki Perempuan itu, BISA..!!

Posisinya itu,, saya punya seorang sahabat berjenis kelamin laki-laki. Catat : SAHABAT..!!
Yang kata kebanyakan orang persahabatan laki-laki perempuan itu tidak mungkin tanpa berakhir dengan cinta...
Namun kami YA..!! Hingga detik ini!
Kami berdua bertetangga,, dari SD kami bersahabat,, ketika duduk di bangku SMK,, kami sekelas selama 3 tahun. Lalu ketika kelulusan membuat jarak,, kami tetap sepasang sahabat...
Mungkin di hati kami pernah ada rasa yang tersembunyi hingga saat ini, tapi saya tidak perlu tahu...
Cerita SMK kami,, kemana-mana selalu bersama. Dari pulang pergi sekolah,, les,, Pramuka,, atau hanya sekedar jalan-jalan. Perempuan gila, yaitu saya sendiri, lebih memilih membatalkan janji dengan pacar sendiri hanya untuk pergi dengan sahabat saya ini. Dan seluruh mantan kekasih saya selalu cemburu dengannya.
Tentu saja seantero sekolah tidak mungkin membiarkan kami berdua lewat begitu saja.
Lirikan cemburu perempuan lain pada saya,, karena sahabat saya yang satu ini walaupun tidak terhitung tampan,, tapi punya semacam magnet yang membuat perempuan manapun datang untuk menempel padanya namun tidak jarang dia hanya bersikap acuh saja. Olokan iseng yang mengatakan kami pacaran,, tentu saja kami sangkal dengan ketidakpedulian yang kental. Memang nya salah kami kalo kami murni bersahabat..??
Kejadian paling memalukan adalah ketika Pramuka. Saya, seorang guru, dan beberapa kakak kelas yang sedang menganggur dari latihan mengadakan permainan ngawur. Permainan "Sebutkan nama-nama", siapa yang tidak bisa menyebutkan dalam hitungan kesepuluh, harus menerima hukuman. Sial nya saya, malah terkena. Mereka menghukum saya untuk berteriak "Aku cinta Rudi". Ahh yaa,, sahabat saya bernama lengkap Rudiansyah. Kegilaan macam apa berteriak seperti itu..??
Tapi permainan hanya jadi permainan,, dan hukuman tetap harus dilaksanakan,, dan teriakan itu memalukan.
Lalu setelah itu,, bukannya menjaga jarak agar tidak semakin diolok-olok,, keisengan kami untuk menghebohkan sekolah malah semakin menjadi-jadi. Kami memasang status "Berpacaran" di Facebook,, yang langsung diberondong "Like" dan berbagai komentar semacam "Ciee",, "Selamat",, dan lain-lain. Hanya sebentar kami memasang status itu,, namun sudah mengundang kehebohan,, ingatkan Pi..?? :D
Kami berdua pernah berbuka puasa hanya berdua saja. Saya mentertawakan kelakuan nya yang memesan es teh hingga 3 gelas saking haus campur pedas dari sambal lamongan. Astaga Pipi,, betapa lucunya..!! Uppss,, satu hal lagi yang aneh dari persahabatan kami,, yaitu panggilan khusus Mimi Pipi. Norak,, mungkin,, tapi itulah kami.
Ada banyak desas-desus yang mengatakan Pipi saya ini pernah punya rasa pada saya,, tapi saya tidak ambil pusing karena saya tidak mau merusak persahabatan kami. Pun saya juga pernah punya rasa yang muncul sebentar dan bisa saya netralisir dengan pikiran "Mungkin ini dikarenakan keseringan kami bersama".
Hingga ketika sahabat saya mengabarkan akan bertunangan dan akan menikah,, saya mengucapkan selamat walaupun dengan perasaan sedih. Sahabat saya akan dimiliki orang lain,, yang itu berarti membatasi dirinya berhubungan gila dengan saya seperti jaman SMK. Ini menikah,, bukan pacaran biasa yang sebulan kemudian bisa saja putus.
Lucu dan terharu,, ketika dia mengenalkan tunangan nya pada saya,, setahun yang lalu. Dia berpesan pada kekasihnya untuk tidak cemburu dengan saya,, dan jangan heran dengan panggilan unik kami berdua,, karena katanya,, kami bersahabat dari kecil.
Perempuan mana coba yang tidak terharu apabila lebih diprioritaskan oleh sahabat nya yang jelas-jelas sudah punya tambatan hati. Dan perempuan mana yang tidak cemburu apabila kekasih hatinya lebih membela sang sahabat.
Rencana pernikahan mereka belum saya ketahui pasti hingga sekarang,, dia bilang mungkin tahun ini.
Ketika tadi siang saya bertemu dengannya didepan rumah (setelah lulus SMK saya kuliah di Pontianak dan dia bekerja di Hulu) yang kebetulan tadi saya dan dia sama-sama berada di kampung halaman Ketapang. Dan malam nya, saya buka Facebook saya, ada pesan dari dia yang berkata "Mimi makin cantik".
Seperti nya sahabat saya terkena radang otak menjelang pernikahan. Tanpa perasaan aneh apapun, saya membalas pesannya sambil tertawa dan mengucapkan terima kasih.

Pi,, mungkin ada banyak hal yang tidak kita ketahui dari masing-masing diri,, namun kita tetap sahabat yang mengisi,, mendukung,, membantu.
Semoga dilancarkan segala rencana Pipi menjelang pernikahan yaa.
Walaupun Mimi sebentar lagi bakal kehilangan orang yang biasa nelpon malam-malam saat Mimi sedang bosan di kos-an,, tapi Mimi do'a kan,, Semoga Pipi menjadi keluarga yang Sakinnah Mawadah Warahmah.
Bahagia selalu Pi :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar