Kamis, 28 Agustus 2014

Segala Upaya

Kalian pikir, selama 7 Bulan ini saya ngapain aja..???
Segala upaya sudah saya lakukan agar bisa melupakan anda bulat-bulat, lalu sekarang masih banyak orang yang bilang saya belum bisa move-on..???
Kalian anggap apa usaha saya selama ini..???
Bahkan selama liburan ini, yang cuma 7 minggu, saya sudah bisa menghapus pesan singkat dari anda yang masih saya simpan selama 7 bulan terakhir ini.
Hanya dengan membaca setumpuk novel kesukaan dan film yang sengaja saya cari bertema Drama, Komedi, Romantis, dengan alasan agar saya bisa ikut menangis dan ikut  tertawa meresapi alur cerita dan menyadari bahwa saya bukan satu-satunya orang dimuka bumi ini yang sakit menderita karena CINTA.
Saya sudah sadar anda tidak akan kembali, saya sudah siap berkata "Bye-Bye Cinta Buta", itu berarti segala upaya saya 7 bulan ini sudah berhasil kan,, oke ralat, HAMPIR berhasil kan...???


Rabu, 27 Agustus 2014

Ketinggalan

Mungkin kah saya adalah separuh rusuk anda yang ketinggalan namun lupa anda ambil kembali..??
Rasanya tidak kan..!!
Bisa jadi selama 7 bulan ini, sejak saya kehilangan anda, saya selalu berharap anda kembali menjemput saya yang ketinggalan. Tapi tidak pernah anda lakukan hingga saat ini.
Jika orang bertanya rindu, saya hanya tersenyum. Karena meski sejuta kali saya merengek tentang rindu, mana pernah anda membalasnya.
Mengharapkan kamu layaknya penumpang bis yang menunggu bus itu berbalik arah karena menyadari salah satu penumpang nya ketinggalan, yang itu berarti NIHIL.
Dan kesadaran itu muncul. Ternyata, Saya bukan sosok yang ketinggalan di belakang anda, tapi memang sengaja anda tinggalkan begitu saja......

Minggu, 24 Agustus 2014

Bagaimana Jika

Bagaimana jika Saya selalu ingin bermalam di dalam hati Anda...??
Bagaimana jika Saya selalu ingin merasakan cahaya matahari di atas bahu Anda..??
Bagaimana jika Saya selalu ingin mencadai hujan di dalam dekapan Anda..??
Bagaimana jika Saya selalu ingin tidur di naungi mimpi tentang Anda..??
Bagaimana jika Saya selalu ingin tertawa di sertai belaian Anda..??
Bagaimana jika Saya selalu ingin Anda berada disini untuk selamanya..??
Dan pertanyaan "Bagaimana jika Saya selalu ingin" ini sampai kapanpun mungkin takkan pernah terjawab oleh Saya, Anda, dan banyak orang diluar sana....

Jumat, 22 Agustus 2014

Crazy Family

Bisa jadi saya selalu bercerita tentang kekasih saya yang telah lama hilang.
Tapi saya tidak boleh lupa akan mereka yang membantu saya kembali ke posisi semula sebagai biang keributan dan pengundang tawa. Mereka salah satu alasan saya bisa bertahan di perantauan dan beban tugas kuliah yang kadang-kadang bisa membuat kita nangis darah.
Saya mengenal mereka hampir setahun ini.
Kampus dan kelas mempertemukan kami dan kemudian menyatukan kami. Kami berempat membangun persahabatan kami sebagai keluarga pengganti orangtua dan sanak saudara yang jauh di kampung masing-masing, sebagai kakak yang menasehati, sebagai kawan tempat berbagi, sebagai kekasih yang selalu peduli, sebagai guru yang mengajari, sebagai adik tempat untuk diajak bermain, sebagai badut untuk tempat tertawa, sebagai musuh untuk tempat berkelahi, sebagai bantal untuk menangis, kami jadi paket komplit.
Seperti Cinta yang katanya tak bersyarat, Persahabatan kami juga tak bersyarat.
Crazy Family, begitulah kami menyebutnya dan begitulah orang disekitar kami mengenalinya.
Saya tidak perlu menjadi orang lain untuk bisa bersama mereka. Kami datang dari daerah yang jelas berbeda walaupun masih dalam satu Kalimantan Barat. Moimoi asal Sintang yang nampak cuek tapi punya seribu ide gila, Vivot asal Kapuas Hulu yang LELET dan ceplas ceplos, Dedew asal Ketapang yang manja dan juga lemot, dan Saya asal Ketapang yang biang tawa tapi juga mudah emosi. Beberapa kesaman kami adalah PELUPA juga GILA. 

Ketika kami berkumpul, kami bisa melakukan hal segila apapun.  Kami lipsync lalu di videokan, kami mengepang 2 rambut kami, kami cekikikan mentertawakan hal yang untuk sebagian orang tidak menarik sama sekali. Pertemuan kami yang hampir setiap hari tidak membuat kami bosan untuk tetap berkomunikasi di luar kampus. Ketika senja di gantikan malam, mereka tetap selalu ada. Ada yang muncul di chatting-an Facebook, ada yang SMS, ada yang telpon, bahkan kadang dalam sebulan ada berkali-kali mereka menginap di kost saya dengan modus "Mengerjakan Tugas", yang lebih banyak di isi dengan makan, bergosip, tertawa. Ketika kami sedikit terbebas dari tugas, kami meluangkan waktu untuk jalan-jalan atau pergi makan atau sekedar membeli sebungkus kacang kulit untuk menemani main kartu di kost saya.
Thanks to Allah SWT yang dengan Kemurahan Hati-Nya menghadirkan mereka untuk saya, dimana saya yang di masa lalu lebih banyak melukai hati sahabat-sahabat saya.
Mereka tetap ada di tengah-tengah kekurangan saya yang tidak bisa tertutupi dengan secuil kelebihan saya ini. Mereka tetap ada walau mungkin kata-kata saya melebihi pedas nya cabe rawit. 

Saya tidak pernah merasakan takut jika bersama mereka. Saya tidak pernah merasa takut kehilangan mereka, karena saya yakin mereka selalu ada buat saya seperti Allah SWT yang pasti dan selalu ada untuk saya, mereka selalu melindungi saya layaknya orangtua saya melindungi saya dari berbagai cercaan dan hinaan di luar sana, mereka selalu membuat tertawa, mereka yang betah mendengarkan letupan emosi saya.
We are Crazy Family #Ratna Dewi #Mery Sastiana #Sara Silvia Mazilina #Eka Wiji Astuti and Crazy Banana can be our Symbol :D
Do you remember with our Crazy Banana, Guys..??? :p


Sabtu, 16 Agustus 2014

Kemerdekaan

Kemerdekaan yang seharusnya bermakna setinggi angkasa, bukan hanya sekedar ucapan semata..
Bagaimana Negara ini bisa disebut Merdeka..??
Apakah dengan mengadakan upacara di Istana Negara setiap tahunnya..??
Merdeka harus dimaknai dengan banyak perubahan, bukan hanya sekedar upacara setiap tahun...
Bukan hanya Negara, tapi kita sebagai Warga Negara harus banyak berubah
Perubahan seperti apa yang harus kita lakukan..??
Mari kita bersama-sama memikirkan perubahan itu, jangan hanya bawel menyuruh pemerintah melakukan perubahan, sedangkan kita hanya duduk berleha-leha...

Rabu, 13 Agustus 2014

Perjalanan VS Cerita

Setiap Perjalanan itu membawa beragam Cerita.
Setiap orang punya Cerita-nya begitu juga Saya.
Dan di setiap Perjalanan Cerita, pasti selalu terselip sekelumit Kenangan, dan Kita tidak bisa memungkiri hal itu.

Namun, apakah benar, Perjalanan Cerita seperti ini yang Saya, Kamu, Kalian, Kita inginkan...???
# ~.~ #

Anda Itu .....

Menghilang selama ini, bukan berarti saya sudah melupakan Anda.
Tahukah Anda, Anda itu masih mampu membuat jantung ini berdetak melebihi biasanya, sekalipun Anda berada di radius yang tidak bisa di deteksi dengan alat secanggih apapun, namun mampu terdeteksi dengan baik oleh Hati....
Seandainya Anda mengerti,, Cinta itu masih untuk Anda... # ~.~ #

Senin, 04 Agustus 2014

Cerita Kemarin......

Hari itu hari raya Idul Fitri, 28 Juli 2014.
Saya mengirim pesan singkat ke semua teman-teman saya mengucapkan beberapa kata "Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Batin", tidak terkecuali kamu juga.
Saya sadar, kemungkinan kamu membalas itu hanya 50%, jadi tidak jadi masalah buat saya mengingat kita berdua hanya memegang istilah "Cukup Tau" sejak kita putus.
Malam harinya, ketika saya sedang bersama teman-teman SMK saya yang berlebaran kerumah, kamu membalas sms saya yang saya kirimkan siangnya. Saya toleh jam dinding, tepat jam 19.00 sms kamu masuk. Balasan kamu "Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Batin juga". Saya balas "Hehehe, iya". Sudah, saya fikir pasti kamu tidak akan membalasnya lagi, atau minimal balasan kamu pasti hanya "Hehe". Ternyata dugaan saya salah. Kamu membalas dan isi sms kamu adalah "Apa kabar neng?"
Astaga, saya benar kaget dan tidak menyangka. Dan malam itu pun, kita sms-an bego hingga jam 22.00.
Yaa, saya memang tidak ingin menyia-nyiakan waktu ketika itu berhubungan dengan kamu, karena saya tahu, tidak setiap hari kita bisa sms-an seperti itu lagi.
Yaa, PUTUS dari kamu memang membawa efek yang begitu besar buat saya. Tapi apa lagi yang bisa saya katakan dan lakukan sekarang, tidak membawa kamu kembali. Sms-an sperti kemarin saja, sudah cukup buat saya membasuh rindu itu.