Senin, 04 Agustus 2014

Cerita Kemarin......

Hari itu hari raya Idul Fitri, 28 Juli 2014.
Saya mengirim pesan singkat ke semua teman-teman saya mengucapkan beberapa kata "Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Batin", tidak terkecuali kamu juga.
Saya sadar, kemungkinan kamu membalas itu hanya 50%, jadi tidak jadi masalah buat saya mengingat kita berdua hanya memegang istilah "Cukup Tau" sejak kita putus.
Malam harinya, ketika saya sedang bersama teman-teman SMK saya yang berlebaran kerumah, kamu membalas sms saya yang saya kirimkan siangnya. Saya toleh jam dinding, tepat jam 19.00 sms kamu masuk. Balasan kamu "Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Batin juga". Saya balas "Hehehe, iya". Sudah, saya fikir pasti kamu tidak akan membalasnya lagi, atau minimal balasan kamu pasti hanya "Hehe". Ternyata dugaan saya salah. Kamu membalas dan isi sms kamu adalah "Apa kabar neng?"
Astaga, saya benar kaget dan tidak menyangka. Dan malam itu pun, kita sms-an bego hingga jam 22.00.
Yaa, saya memang tidak ingin menyia-nyiakan waktu ketika itu berhubungan dengan kamu, karena saya tahu, tidak setiap hari kita bisa sms-an seperti itu lagi.
Yaa, PUTUS dari kamu memang membawa efek yang begitu besar buat saya. Tapi apa lagi yang bisa saya katakan dan lakukan sekarang, tidak membawa kamu kembali. Sms-an sperti kemarin saja, sudah cukup buat saya membasuh rindu itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar